Site icon niba.ac.id

6 Fakta Menarik Kepribadian Anak Bungsu, Wajib Dibaca!

kepribadian-anak-bungsu

Bingung bagaimana menyikapi tingkah si bungsu yang super aktif? Cari tahu caranya dengan memahami kepribadian anak bungsu melalui ulasan ini! 

Anak yang lahir paling terakhir di keluarga umumnya dimanjakan dan menjadi anak yang paling di sayang. Stereotipe negatif melekat pada anak bungsu karena hal itu. Akibatnya banyak yang tidak menyadari bagaimana kepribadian anak bungsu yang sebenarnya.

Beberapa Perilaku Anak Bungsu

Kepribadian seorang anak tergantung bagaimana orang tua mendidik dan membesarkannya. Serta sedikit banyak ada pengaruh dari lingkungan tinggalnya juga. Namun secara garis besar berikut ini adalah beberapa fakta menarik mengenai kepribadian yang mungkin dimiliki anak bungsu.

1. Pribadi yang Penyayang

Anak bungsu yang mendapatkan limpahan kasih sayang dari semua anggota keluarga akan tumbuh menjadi anak yang penyayang. Bagaimana keluarga memperlakukan anak bungsu akan menjadi pelajaran baginya.

Kasih sayang itu akan dipahami sebagai cara memperlakukan dan bersikap kepada orang lain oleh si bungsu.

2. Memiliki Jiwa yang Bebas

Rasa sayang yang diberikan kepada si bungsu sering kali terlewat batas. Hingga semua yang si bungsu minta akan dituruti dan diusahakan oleh keluarganya. Hal ini lantas membuat si bungsu bisa dengan bebas mengekspresikan keinginannya.

Pada masa ini sangat penting untuk memberikan batasan dan pengarahan agar si bungsu tidak terjerumus kepada hal-hal negatif.

3. Kreativitas Tinggi

Fakta menarik dari kepribadian anak bungsu selanjutnya adalah kreativitasnya yang relatif tinggi daripada anak lainnya. Si bungsu terbiasa memiliki kebebasan untuk berekspresi dan juga mendapatkan apa yang diinginkan.

Hal inilah yang membuat sisi kreativitas si bungsu terasah. Orang tua dan keluarga hanya perlu mendukung serta membantu mengembangkan jiwa seni dan kreativitas si bungsu.

4. Memiliki Kepercayaan Diri Tinggi

Si bungsu yang terbiasa mendapatkan perhatian dari keluarganya tidak akan malu untuk berpendapat. Umumnya, anak-anak akan cenderung diam dan memberikan kode tertentu bila menginginkan sesuatu. Namun hal ini tidak berlaku untuk si bungsu yang terbiasa menyuarakan keinginannya.

Ini merupakan hal positif yang pada akhirnya akan membentuk si bungsu menjadi pribadi dengan kepercayaan diri tinggi. Pada prosesnya sudah pasti si bungsu akan sangat bawel dan bertanya ini itu tanpa kenal lelah.

Peranan dan pengertian keluarga sangat penting di sini. Jangan sampai membentak atau memarahi si bungsu karena kebawelannya. Karena secara perlahan si bungsu mungkin akan kehilangan tembok kepercayaan dirinya yang tinggi.

5. Memiliki Keberanian untuk Mengambil Risiko

Mendapatkan kasih sayang dan kepercayaan dari keluarga membuat si bungsu tidak takut mengambil risiko. Sifat ini sangat bagus untuk perkembangan anak ke depannya karena turut mengasah keterampilan pemecahan masalah bagi anak.

Tentu saja hal ini akan memakan korban entah itu barang yang rusak, jatuh, dan sebagainya. Imajinasi anak jelas berbeda dengan orang dewasa sehingga sangat perlu pendampingan agar si bungsu tidak sampai melukai dirinya sendiri atau orang lain.

6. Cenderung Kurang Pintar

Anak yang lahir paling akhir cenderung memiliki nilai akademis yang tidak begitu tinggi. Bila dibandingkan dengan anak pertama dan kedua, nilainya paling kecil. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena yang namanya kecerdasan bukan hanya kecerdasan dalam bidang akademis saja.

Kesimpulan

Sangat mungkin bahwa si bungsu justru memiliki kelebihan di bidang non akademis seperti olahraga atau seni. Jangan menuntut untuk mendapatkan nilai yang sempurna dan biarkan si bungsu berproses sesuai dengan minatnya.

Nah, itulah fakta menarik mengenai kepribadian anak bungsu. Pemahaman atas kepribadian anak sangat penting sebagai pertimbangan ketika merencanakan masa depan anak.

Exit mobile version